baru saja saya terlihat bersemangat untuk bisa bangkit dari keterpurukan namun seperti sebelumnya saya merasa gagal dan begitu kacau ,
rasanya sangat sulit untuk menjadi orang baik dan memikirkan masa depan.
dan anehnya saya juga tidak merasakan bahagia ketika saya menjadi pribadi yang liar dalam kehidupan ini.
saya melihat beberapa orang pemabuk yang telah lama berkecimpung didunia jalanan yang suram ini saya bingung bagaimana mereka bisa bertahan?
sebagian mengatakan mereka juga tidak menginginkan kehidupan seperti ini dan ada sebagian lagi mereka terlihat menikmati dan bahagia menjalani hidup yang suram didunia kriminal itu.
saya tidak ingin menghakimi siapapun setiap orang mempunyai jalanya masing2 ,tapi apakah benar seperti itu?
karena akhir2 ini penyakit candu saya juga kambuh dan saya tidak dapat memikirkan apapun selain rasa bingung dan bersalah dengan diri sendiri dan juga keluarga.
bahkan mereka tidak tau kalau saya juga seorang pemakai tapi sebenarnya saya juga tidak menginginkan hal seperti ini rasanya sangat menyakitkan dan menyedihkan.
dan akhir2 ini saya telah sampai dimana batas saya telah mengetahui banyak hal yang percuma yang saya lakukan itu , saya tau rasanya seperti apa dan ending juga seperti apa ketika memakai itu rasanya saya terlalu bosan untuk melakukan hal buruk itu yang sudah tertulis endingnya tidak akan mengubah apapun
tapi hanya saja sangat menyakitkan ketika saya tidak memakainya, pikiran dan tubuh saya menjadi sangat membutuhkan itu ...
Narkoba itu memang benar2 merusak jadi siapapun kalian jika kalian masih sehat dan bersih jangan pernah masuk kedunia seperti itu meskipun hanya untuk coba-coba saja.
seperti saya berpikir jika terus melakukan hal ini diakhir remaja saya diumur yg sudah 22 tahun dan pengangguran karena saya tidak pernah merasa cocok dengan pikiran orang normal yg baik ,maka akan jadi seperti apa nanti?
itulah yang saya rasakan bahkan saat ini obat itu tidak bisa membuang pikiran dari rasa bersalah saya yang dalam untuk orang tedekat saya .
saya merasa begitu hancur dan saya tidak pernah menyangka orang pendiam yang dulunya baik sekarang malah kacau seperti ini.
saya pikir didunia saya yang dipenuhi orang licik ,tidak ada teman yang sebenarnya disini kecuali keluarga saya tapi mereka tidak tau apa2 dan saya merasa tidak mempunyai tempat sama sekali untuk menuangkan isi hati saya
bagaimana saya bisa menjadi kuat jika saya merasa bertahan sendirian menolong diri saya, rasanya sangat melelahkan berpura-pura baik2 saja, sedangkan jiwa saya benar2 rapuh.
kadang saya tidak mampu lagi dan menangis didalam kamar ini sendirian menahan segalanya , rasa bersalah, pikiran kacau, akan jadi apa saya nanti? hanya beberapa orang saja yang akan mengerti masalah ini , dan kebanyakan orang selalu meremehkanya.
mereka itu tidak tau apa2 ! hanya karena mereka merasa beban nya jauh lebih sulit dari itu dan orang sukses mengatakan tidak akan berubah jika mereka tidak mengubahnya., itu salah mereka sendiri.
mungkin memang benar, beban saya tidak ada apa2nya dari orang yang memungut nasi dijalanan untuk makan, sedangkan saya masih mempunyai rezeki dari orang tua saya yg sangat peduli.
dan memang benar tidak akan ada yang berubah jika saya sendiri tidak mengubahnya.
kadang saya berpikir untuk tidak ingin hidup didunia dengan sistem sosial seperti ini.
mungkin ini tema hidup saya dimasa remaja akhir, mungkin inilah jalan dan ujian saya yang akan menjadi bagian kisah hidup didunia ketika saya tiada, karena bukankah setiap orang yang hidup pasti mempunyai kisahnya masing2 , ada yang aneh dan ada yang biasa2 saja.. lahir, sekolah , bekerja , menikah dan mati .
tapi hanya saja kisah saya bukan dibagian yang pada umumnya, mungkin saya diberikan kehidupan yang sedikit rumit karena kesalahan saya sendiri atas pilihan hidup saya.
lahir menjadi seorang anak yang pendiam lalu mengalami banyak hal yang tidak menyenangkan dalam hidupnya ,melihat kerasnya dunia belum tepat pada umurnya , mengalami pelecehan sexual, broken home ,dan terlalu banyak menyendiri yang membuat kepribadian saya sangat suram.
sebelum saya mengonsumsi obat2an terlarang itu kehidupan saya juga sudah kacau, lari dari rumah, melakukan percobaan bunuh diri itu karena saya terlalu depresi karena mungkin saya tidak mempunyai tempat untuk melepaskan semua emosi yang slalu saya tahan.
itu mungkin membuat sisi introvert saya berevolusi menjadi bipolar atau penyakit apapun, kadang saya merasa gilaa tapi terlihat waras didepan umum, saya memang benar2 muak dengan hidup ini dan saya membenci kehidupan saya ini? sampai saat ini kadang pikiran bunuh diri itu bisa datang kapan saja .
setelah saya mulai memasuki gerbang kegelapan lebih dalam dan mungkin bisa dibilang seorang pecandu sebenarnya itu dapat mengontrol kehidupan saya, baik itu dari emosi ataupun bathin saya.
saya tidak memakai narkoba seperti sabu atau ganja atau apapun jenisnya yang kelas berat itu, saya juga tidak tertarik. karena saya memakai obat2an kelas ringan saja itu hanya untuk tidak depresi.
tapi akibatnya saya menjadi seorang pecandu parah yang membutuhkan itu dengan alasan yang tepat, bukan untuk bersenang2 ... saya hanya ingin menyelamatkan hidup saya dan untuk tidak mendatangkan pikiran bunuh diri itu.
tapi justru jika alasanya semakin kuat maka narkoba itu semakin merusak jiwa, karena jika saya tidak mendapatkanya saya tidak bisa berpikir normal sedikitpun, dan menjadi kacau..
Narkoba itu mempunyai banyak keburukan didalamnya, hanya sdikit saja yang baik itu.
bukan hanya terlihat dari fisik tapi juga materi yang telah banyak terbuang
pikiranmu dan tubuhmu akan dikendalikanya , itu adalah bagian paling menyakitkan sehingga kamu rela melakukan apapun untuk mendapatkan nya
bahkan jika orang terlalu bodoh dan kekanak kanakan tidak bisa mengontrolnya keluarga juga bisa hancur, dan kamu akan menyakiti orang2 disekitarmu.
dan lagi dinegara kita kebanyakan pemakai adalah orang2 yang hidup ditengah2 kriminalisme, jika kamu menjadi pemakainya otomatis kamu masuk kedunia mereka dan perlahan kamu berada didalamnya .. dan saat didalamnya disitulah beberapa orang yang tidak berpikir dewasa memenuhi sel penjara karena pikiran mereka diracuni oleh berbagai macam kisah kekerasan.
"orang yang berada ditempat parfum pasti akan menular wanginya" dan sebaliknya
dan narkoba itu mempunyai fase, saat kamu tidak puas dengan yang satu maka akan meningkat lagi jika kamu tidak bisa mengendalikanya endingnya mungkin kamu gantung diri
kamu juga bisa menjadi rentan depresi dan paranoid dan berjung dengan rumah sakit jiwa
dan saya adalah contohnya,, saya pikir itu dapat menyelamatkan saya tapi justru kadang saat tidak ada ,tingkat depresi saya jauh lebih tinggi hingga sampai halusinasi baik itu dari pikiran ataupun suara
masih banyak keburukan didalamnya.
jika ada yang sama seperti saya tolong lebih baik kita merendah diri bersujud dan ingat kepada Tuhan.
meskipun dia tidak terlihat , Tahanlah emosimu dan berdoa meskipun didalam hati
jika kita berat untuk shalat atau beribadah tidak apa-apa, karena tuhan tidak menilai seseorang dari ibadahnya atau dari amalnya melainkan dari ketulusan hati mengakui kelemahan kita.
saya tidak tau apakah saya akan menjadi orang baik atau gagal
saya tidak tau masa depan saya seperti apa tapi saya ingin sekali menjadi orang baik yang sukses
yang bisa membantu banyak orang terutama keluarga
"Tuhan, ingatlah ini saya mempunyai ambisi yang baik didalam diri saya jadi ketika saya mati atau jika saya gagal setidaknya kau tau bahwa jiwa saya bukanlah orang jahat"
rasanya sangat sulit untuk menjadi orang baik dan memikirkan masa depan.
dan anehnya saya juga tidak merasakan bahagia ketika saya menjadi pribadi yang liar dalam kehidupan ini.
saya melihat beberapa orang pemabuk yang telah lama berkecimpung didunia jalanan yang suram ini saya bingung bagaimana mereka bisa bertahan?
sebagian mengatakan mereka juga tidak menginginkan kehidupan seperti ini dan ada sebagian lagi mereka terlihat menikmati dan bahagia menjalani hidup yang suram didunia kriminal itu.
saya tidak ingin menghakimi siapapun setiap orang mempunyai jalanya masing2 ,tapi apakah benar seperti itu?
karena akhir2 ini penyakit candu saya juga kambuh dan saya tidak dapat memikirkan apapun selain rasa bingung dan bersalah dengan diri sendiri dan juga keluarga.
bahkan mereka tidak tau kalau saya juga seorang pemakai tapi sebenarnya saya juga tidak menginginkan hal seperti ini rasanya sangat menyakitkan dan menyedihkan.
dan akhir2 ini saya telah sampai dimana batas saya telah mengetahui banyak hal yang percuma yang saya lakukan itu , saya tau rasanya seperti apa dan ending juga seperti apa ketika memakai itu rasanya saya terlalu bosan untuk melakukan hal buruk itu yang sudah tertulis endingnya tidak akan mengubah apapun
tapi hanya saja sangat menyakitkan ketika saya tidak memakainya, pikiran dan tubuh saya menjadi sangat membutuhkan itu ...
Narkoba itu memang benar2 merusak jadi siapapun kalian jika kalian masih sehat dan bersih jangan pernah masuk kedunia seperti itu meskipun hanya untuk coba-coba saja.
seperti saya berpikir jika terus melakukan hal ini diakhir remaja saya diumur yg sudah 22 tahun dan pengangguran karena saya tidak pernah merasa cocok dengan pikiran orang normal yg baik ,maka akan jadi seperti apa nanti?
itulah yang saya rasakan bahkan saat ini obat itu tidak bisa membuang pikiran dari rasa bersalah saya yang dalam untuk orang tedekat saya .
saya merasa begitu hancur dan saya tidak pernah menyangka orang pendiam yang dulunya baik sekarang malah kacau seperti ini.
saya pikir didunia saya yang dipenuhi orang licik ,tidak ada teman yang sebenarnya disini kecuali keluarga saya tapi mereka tidak tau apa2 dan saya merasa tidak mempunyai tempat sama sekali untuk menuangkan isi hati saya
bagaimana saya bisa menjadi kuat jika saya merasa bertahan sendirian menolong diri saya, rasanya sangat melelahkan berpura-pura baik2 saja, sedangkan jiwa saya benar2 rapuh.
kadang saya tidak mampu lagi dan menangis didalam kamar ini sendirian menahan segalanya , rasa bersalah, pikiran kacau, akan jadi apa saya nanti? hanya beberapa orang saja yang akan mengerti masalah ini , dan kebanyakan orang selalu meremehkanya.
mereka itu tidak tau apa2 ! hanya karena mereka merasa beban nya jauh lebih sulit dari itu dan orang sukses mengatakan tidak akan berubah jika mereka tidak mengubahnya., itu salah mereka sendiri.
mungkin memang benar, beban saya tidak ada apa2nya dari orang yang memungut nasi dijalanan untuk makan, sedangkan saya masih mempunyai rezeki dari orang tua saya yg sangat peduli.
dan memang benar tidak akan ada yang berubah jika saya sendiri tidak mengubahnya.
kadang saya berpikir untuk tidak ingin hidup didunia dengan sistem sosial seperti ini.
mungkin ini tema hidup saya dimasa remaja akhir, mungkin inilah jalan dan ujian saya yang akan menjadi bagian kisah hidup didunia ketika saya tiada, karena bukankah setiap orang yang hidup pasti mempunyai kisahnya masing2 , ada yang aneh dan ada yang biasa2 saja.. lahir, sekolah , bekerja , menikah dan mati .
tapi hanya saja kisah saya bukan dibagian yang pada umumnya, mungkin saya diberikan kehidupan yang sedikit rumit karena kesalahan saya sendiri atas pilihan hidup saya.
lahir menjadi seorang anak yang pendiam lalu mengalami banyak hal yang tidak menyenangkan dalam hidupnya ,melihat kerasnya dunia belum tepat pada umurnya , mengalami pelecehan sexual, broken home ,dan terlalu banyak menyendiri yang membuat kepribadian saya sangat suram.
sebelum saya mengonsumsi obat2an terlarang itu kehidupan saya juga sudah kacau, lari dari rumah, melakukan percobaan bunuh diri itu karena saya terlalu depresi karena mungkin saya tidak mempunyai tempat untuk melepaskan semua emosi yang slalu saya tahan.
itu mungkin membuat sisi introvert saya berevolusi menjadi bipolar atau penyakit apapun, kadang saya merasa gilaa tapi terlihat waras didepan umum, saya memang benar2 muak dengan hidup ini dan saya membenci kehidupan saya ini? sampai saat ini kadang pikiran bunuh diri itu bisa datang kapan saja .
setelah saya mulai memasuki gerbang kegelapan lebih dalam dan mungkin bisa dibilang seorang pecandu sebenarnya itu dapat mengontrol kehidupan saya, baik itu dari emosi ataupun bathin saya.
saya tidak memakai narkoba seperti sabu atau ganja atau apapun jenisnya yang kelas berat itu, saya juga tidak tertarik. karena saya memakai obat2an kelas ringan saja itu hanya untuk tidak depresi.
tapi akibatnya saya menjadi seorang pecandu parah yang membutuhkan itu dengan alasan yang tepat, bukan untuk bersenang2 ... saya hanya ingin menyelamatkan hidup saya dan untuk tidak mendatangkan pikiran bunuh diri itu.
tapi justru jika alasanya semakin kuat maka narkoba itu semakin merusak jiwa, karena jika saya tidak mendapatkanya saya tidak bisa berpikir normal sedikitpun, dan menjadi kacau..
Narkoba itu mempunyai banyak keburukan didalamnya, hanya sdikit saja yang baik itu.
bukan hanya terlihat dari fisik tapi juga materi yang telah banyak terbuang
pikiranmu dan tubuhmu akan dikendalikanya , itu adalah bagian paling menyakitkan sehingga kamu rela melakukan apapun untuk mendapatkan nya
bahkan jika orang terlalu bodoh dan kekanak kanakan tidak bisa mengontrolnya keluarga juga bisa hancur, dan kamu akan menyakiti orang2 disekitarmu.
dan lagi dinegara kita kebanyakan pemakai adalah orang2 yang hidup ditengah2 kriminalisme, jika kamu menjadi pemakainya otomatis kamu masuk kedunia mereka dan perlahan kamu berada didalamnya .. dan saat didalamnya disitulah beberapa orang yang tidak berpikir dewasa memenuhi sel penjara karena pikiran mereka diracuni oleh berbagai macam kisah kekerasan.
"orang yang berada ditempat parfum pasti akan menular wanginya" dan sebaliknya
dan narkoba itu mempunyai fase, saat kamu tidak puas dengan yang satu maka akan meningkat lagi jika kamu tidak bisa mengendalikanya endingnya mungkin kamu gantung diri
kamu juga bisa menjadi rentan depresi dan paranoid dan berjung dengan rumah sakit jiwa
dan saya adalah contohnya,, saya pikir itu dapat menyelamatkan saya tapi justru kadang saat tidak ada ,tingkat depresi saya jauh lebih tinggi hingga sampai halusinasi baik itu dari pikiran ataupun suara
masih banyak keburukan didalamnya.
jika ada yang sama seperti saya tolong lebih baik kita merendah diri bersujud dan ingat kepada Tuhan.
meskipun dia tidak terlihat , Tahanlah emosimu dan berdoa meskipun didalam hati
jika kita berat untuk shalat atau beribadah tidak apa-apa, karena tuhan tidak menilai seseorang dari ibadahnya atau dari amalnya melainkan dari ketulusan hati mengakui kelemahan kita.
saya tidak tau apakah saya akan menjadi orang baik atau gagal
saya tidak tau masa depan saya seperti apa tapi saya ingin sekali menjadi orang baik yang sukses
yang bisa membantu banyak orang terutama keluarga
"Tuhan, ingatlah ini saya mempunyai ambisi yang baik didalam diri saya jadi ketika saya mati atau jika saya gagal setidaknya kau tau bahwa jiwa saya bukanlah orang jahat"

0 komentar: