saya begitu kacau dan sangat tak berguna , ingin menjadi orang baik tapi malah bertambah buruk.
selalu bertanya dalam diri saya sendiri apakah saya bisa menjadi orang baik seperti kebanyakan remaja dewasa lakukan.. bekerja dan membantu keluarga atau berjuang untuk masa depan.
anak mana yang bisa bertahan hidup jika rasanya yang didapat hanyalah rasa bersalah dan membuat masalah, dan terkadang saya juga mengeluh... benar-benar manusia yang tidak pandai bersyukur kan!
saat saya menulis ini saya dalam pengaruh obat, tapi yang saya cari bukanlah sebuah kesalahan yang kebanyakan orang katakan ,hanya saya saya ingin menenangkan pikiran ini beralih kedunia dimana saya lebih pantas tinggal disaana. dikegelapan!
saya ingin bekerja seperti orang normal dan saya tidak pernah menjadi pemilih dalam pekerjaan itu sendiri bahkan menjadi pemulung pun saya tidak malu , malahan terkadang saya melihat mereka hati saya begitu iri kenapa mereka bisa bekerja keras sedangkan saya tidak.
tidak pernah terbesit sedikitpun malu atau pilah pilih dalam mencari duit itu asalkan bisa tidak membani keluarga tapi yang jadi masalah adalah kepribadian atau watak saya yang buruk ini ketika dalam bersosial,
watak saya begitu buruk dan mudah terpancing emosi karena setiap yang saya lakukan slalu dari hati tapi itu juga berakibat setiap kali saya bekerja tidak pernah satupun berhasil selain kekacauan yang terjadi.
jujur didalam jiwa saya tidak pernah merasakan takut dengan setiap orang dihadapan saya bahkan pamor pembunuh sekalipun, baik itu dia orang tua, dewasa pandai berkelahi ditakuti banyak orang atau apapun itu jujur saya tidak pernah pikir panjang dalam emosi saya. malahan kadang saya lah yang sering membuat masalah, karena saya muak dengan diri saya sendri
bagaimana saya bisa takut jika saya sendiri ingin mengangkhiri diri saya sendiri, i hate myself dan semua perilaku selama ini menumpuk dalam pikiran menjadi rasa bersalah.
saya tau kalimat ini sangat lah alay tapi saya tidak ada tempat untuk membagi selain dengan menulis dan berharap ada yang mendengarkan isi hati saya yang tak bisa diungkapkan didunia nyata kepada siapapaun .
dan menjalani kehidupan hampir 23 tahun ini, masih bergantung keluarga, begitu banyak nasehat dari yang saya dengarkan .. tapi hanya diri saya sendiri lah yang mengerti.
bagaimana saya bisa keluar dari zona nyaman ini, saya ketakutan! pobia sosial atau anxiety disorder apapun itu yang jelas rasanya setiap kali saya keluar saya harus berusaha lebih membaur dengan masyarakat yang berbeda-beda karakter, jika salah satu saja seorang yang mebuat saya tidak nyaman didekat saya atau penggangu maka konflik tidak akan terhindarkan..
jika senadainya saya sabar dan selalu tersenyum meskipun seseorang mengatakan ini itu apalagi dalam dunia pekerjaaan., kurasa semua orang juga tau ,, jika seandainya pikiran saya tertuju hanya ikhlas bekerja dan menyelesaikan tugas saja tidak menghiraukan pendapat orang lain mungkin semuanya akan lebih mudah dan saya akan seperti orang diluar sana bekerja dirumah makan dan mendapatkan gajih untuk belanja diri sendiri setidaknya tidak membebani orang tua.
itu yang slalu saya khayalkan tapi kenyataan tidak pernah terjadi malah sebaliknya.. saya sangat menyadari prilaku saya ini salah dan buruk karena itulah saya sangat merasa bersalah, dan satu lagi akan jadi apa saya dimasa depan ?
saya tidak ingin menjadi seorang kriminal , saya ingin menjadi orang sukses yang baik dan bisa membantu orang tua saya tapii... kenapa sangat sulit sekali tidak seperti semua orang sebaya saya yang terlihat kuat menjalani hidupnya? mentaal saya memang seperti tempee
bahkan lebih buruk dari itu, cita2 dari saya adalah menjadi seorang penulis novel yang bekerja dibalik layar karena itulah memang passion saya yang seorang introvert ini. tapi bahkan nilai pendidikan saya saja dibawah rata2 karena dulu saya sering bolos sekolah , sayatau batasan diri saya IQ rendah dan sama sekali tidak mempunyai minat untuk belajar sampai saya hanya lulus dengan ijazah paket C
kadang saya rasa tidak semuanya salah saya ketika memilih berhenti sekolah dan menjadi anak yang bermasalah kala itu hingga sekarang ini, saya tidak akan mengatakanya .. tapi kalian tau setiap hal pasti ada alasan. yang jelas waktu saya berpikir "saya tau batasan diri saya"
saya hanya ingin menjauhi konflik dan mecari tempat yang damai duduk sambil minum kopi. setiap kali saya teringat hal tentang saya yang pernah menyakiti hati orang lain atau berbuat kesalahan rasanya bagaikan trauma dikepala karena saking menyesalinya.
dengan hati yang saat ini sepeerti itu saya pikir jiwa saya adalah orang baik hanya saja raga saya terlihat seperti sampah. dan apalagi saat ini jeratan narkoba membuat pikiran saya menjadi kacau .. disatu sisi saya ingin berubah lalu datang sisi lain kalau saya memerlukan itu..
benar2 sialankan saya ini... seperti halnya ritalin ,narkoba tipe ringan ini tidak pernah saya salah gunakan .. saya hanya ingin menenangkan pikiran saya ,menurunkan emosi saya , mengalihkan semua masalah dan pergi kedimensi saya sebenarnya.. saat saya memakainya semuanya malah terlihat baik2 saja dan saya tidak perlu merasa anxiety terhadap hal apapun, jika semisalnya saya sebelumnya takut keluar rumah karena beberapa alasan tp saat memakan itu semuanya malah berjalan lancar emosi saya turun dan seakan saya bisa membaur tanpa harus tersinggung
tp juga saya menyadari selama ini setiap kali saya keluar rumah orang2 yang saya temui hanyalah kebanyakan dizona lingkaran kriminalisme ,,, pergaulan saya tidak baik tapi bukan berarti mereka yang sama seperti saya juga orang buruk, karena saya mengerti ... saya tidak perlu menjelaskan sesuatu yang hanya bisa dimengerti ketika dalam posisi yang sama.
karena itulah kegiatan apapun yang saya lakukan seakan saya bergantung pada obat dan obat.. saya sendirian dan saya juga ketakutan akan pikiran yang bermasalah ini jadi saya tidak bisa melakukan tanpa itu.
tapi saya tidak akan pernah menjadi baik jika seperti ini karena itulah saya merasa sangat kesal dan bingung ... kehidupan apa yang saya jalani ini ,,, seakan saya berada ditengah jalan ...
pikiran saya menggrogoti tubuh saya saat ini, kondiisinya sangat tidak baik saya tau itu ...
tentang cita-cita saya, dan ingin bekerja agar bisa membeli rokok sndiri, pikiran akan masa depan yang lebih baik semua itu saya sangat menginginkan nya
karena itulah saya mohon tolong jiwa saya ini keluar dari kegelapan, ampuni dosa saya dan saya mengakui betapa lemah dan tidak berdayanya saya .. sangat putus asa dan rapuh itu rasa nya ingin menangis saja. tolong keluarkan saya dari kamar yang membuat saya menjadi hikikomori ini dan ".............................................."
sangat menyakitkan berharap sesuatu yang ada didalm kurung itu ketika saya tau sampah seperti saya ini tidak akan pernah bisa dicintai oleh seseorang ......
tapi aku sekarang tidak menyesal atas hidupku didunia ini dengan semua masalah.
setidaknya aku dipilih untuk ada didunia menjalani hidup ini
terima kasih KAMI-SAMA
selalu bertanya dalam diri saya sendiri apakah saya bisa menjadi orang baik seperti kebanyakan remaja dewasa lakukan.. bekerja dan membantu keluarga atau berjuang untuk masa depan.
anak mana yang bisa bertahan hidup jika rasanya yang didapat hanyalah rasa bersalah dan membuat masalah, dan terkadang saya juga mengeluh... benar-benar manusia yang tidak pandai bersyukur kan!
saat saya menulis ini saya dalam pengaruh obat, tapi yang saya cari bukanlah sebuah kesalahan yang kebanyakan orang katakan ,hanya saya saya ingin menenangkan pikiran ini beralih kedunia dimana saya lebih pantas tinggal disaana. dikegelapan!
saya ingin bekerja seperti orang normal dan saya tidak pernah menjadi pemilih dalam pekerjaan itu sendiri bahkan menjadi pemulung pun saya tidak malu , malahan terkadang saya melihat mereka hati saya begitu iri kenapa mereka bisa bekerja keras sedangkan saya tidak.
tidak pernah terbesit sedikitpun malu atau pilah pilih dalam mencari duit itu asalkan bisa tidak membani keluarga tapi yang jadi masalah adalah kepribadian atau watak saya yang buruk ini ketika dalam bersosial,
watak saya begitu buruk dan mudah terpancing emosi karena setiap yang saya lakukan slalu dari hati tapi itu juga berakibat setiap kali saya bekerja tidak pernah satupun berhasil selain kekacauan yang terjadi.
jujur didalam jiwa saya tidak pernah merasakan takut dengan setiap orang dihadapan saya bahkan pamor pembunuh sekalipun, baik itu dia orang tua, dewasa pandai berkelahi ditakuti banyak orang atau apapun itu jujur saya tidak pernah pikir panjang dalam emosi saya. malahan kadang saya lah yang sering membuat masalah, karena saya muak dengan diri saya sendri
bagaimana saya bisa takut jika saya sendiri ingin mengangkhiri diri saya sendiri, i hate myself dan semua perilaku selama ini menumpuk dalam pikiran menjadi rasa bersalah.
saya tau kalimat ini sangat lah alay tapi saya tidak ada tempat untuk membagi selain dengan menulis dan berharap ada yang mendengarkan isi hati saya yang tak bisa diungkapkan didunia nyata kepada siapapaun .
dan menjalani kehidupan hampir 23 tahun ini, masih bergantung keluarga, begitu banyak nasehat dari yang saya dengarkan .. tapi hanya diri saya sendiri lah yang mengerti.
bagaimana saya bisa keluar dari zona nyaman ini, saya ketakutan! pobia sosial atau anxiety disorder apapun itu yang jelas rasanya setiap kali saya keluar saya harus berusaha lebih membaur dengan masyarakat yang berbeda-beda karakter, jika salah satu saja seorang yang mebuat saya tidak nyaman didekat saya atau penggangu maka konflik tidak akan terhindarkan..
jika senadainya saya sabar dan selalu tersenyum meskipun seseorang mengatakan ini itu apalagi dalam dunia pekerjaaan., kurasa semua orang juga tau ,, jika seandainya pikiran saya tertuju hanya ikhlas bekerja dan menyelesaikan tugas saja tidak menghiraukan pendapat orang lain mungkin semuanya akan lebih mudah dan saya akan seperti orang diluar sana bekerja dirumah makan dan mendapatkan gajih untuk belanja diri sendiri setidaknya tidak membebani orang tua.
itu yang slalu saya khayalkan tapi kenyataan tidak pernah terjadi malah sebaliknya.. saya sangat menyadari prilaku saya ini salah dan buruk karena itulah saya sangat merasa bersalah, dan satu lagi akan jadi apa saya dimasa depan ?
saya tidak ingin menjadi seorang kriminal , saya ingin menjadi orang sukses yang baik dan bisa membantu orang tua saya tapii... kenapa sangat sulit sekali tidak seperti semua orang sebaya saya yang terlihat kuat menjalani hidupnya? mentaal saya memang seperti tempee
bahkan lebih buruk dari itu, cita2 dari saya adalah menjadi seorang penulis novel yang bekerja dibalik layar karena itulah memang passion saya yang seorang introvert ini. tapi bahkan nilai pendidikan saya saja dibawah rata2 karena dulu saya sering bolos sekolah , sayatau batasan diri saya IQ rendah dan sama sekali tidak mempunyai minat untuk belajar sampai saya hanya lulus dengan ijazah paket C
kadang saya rasa tidak semuanya salah saya ketika memilih berhenti sekolah dan menjadi anak yang bermasalah kala itu hingga sekarang ini, saya tidak akan mengatakanya .. tapi kalian tau setiap hal pasti ada alasan. yang jelas waktu saya berpikir "saya tau batasan diri saya"
saya hanya ingin menjauhi konflik dan mecari tempat yang damai duduk sambil minum kopi. setiap kali saya teringat hal tentang saya yang pernah menyakiti hati orang lain atau berbuat kesalahan rasanya bagaikan trauma dikepala karena saking menyesalinya.
dengan hati yang saat ini sepeerti itu saya pikir jiwa saya adalah orang baik hanya saja raga saya terlihat seperti sampah. dan apalagi saat ini jeratan narkoba membuat pikiran saya menjadi kacau .. disatu sisi saya ingin berubah lalu datang sisi lain kalau saya memerlukan itu..
benar2 sialankan saya ini... seperti halnya ritalin ,narkoba tipe ringan ini tidak pernah saya salah gunakan .. saya hanya ingin menenangkan pikiran saya ,menurunkan emosi saya , mengalihkan semua masalah dan pergi kedimensi saya sebenarnya.. saat saya memakainya semuanya malah terlihat baik2 saja dan saya tidak perlu merasa anxiety terhadap hal apapun, jika semisalnya saya sebelumnya takut keluar rumah karena beberapa alasan tp saat memakan itu semuanya malah berjalan lancar emosi saya turun dan seakan saya bisa membaur tanpa harus tersinggung
tp juga saya menyadari selama ini setiap kali saya keluar rumah orang2 yang saya temui hanyalah kebanyakan dizona lingkaran kriminalisme ,,, pergaulan saya tidak baik tapi bukan berarti mereka yang sama seperti saya juga orang buruk, karena saya mengerti ... saya tidak perlu menjelaskan sesuatu yang hanya bisa dimengerti ketika dalam posisi yang sama.
karena itulah kegiatan apapun yang saya lakukan seakan saya bergantung pada obat dan obat.. saya sendirian dan saya juga ketakutan akan pikiran yang bermasalah ini jadi saya tidak bisa melakukan tanpa itu.
tapi saya tidak akan pernah menjadi baik jika seperti ini karena itulah saya merasa sangat kesal dan bingung ... kehidupan apa yang saya jalani ini ,,, seakan saya berada ditengah jalan ...
pikiran saya menggrogoti tubuh saya saat ini, kondiisinya sangat tidak baik saya tau itu ...
tentang cita-cita saya, dan ingin bekerja agar bisa membeli rokok sndiri, pikiran akan masa depan yang lebih baik semua itu saya sangat menginginkan nya
karena itulah saya mohon tolong jiwa saya ini keluar dari kegelapan, ampuni dosa saya dan saya mengakui betapa lemah dan tidak berdayanya saya .. sangat putus asa dan rapuh itu rasa nya ingin menangis saja. tolong keluarkan saya dari kamar yang membuat saya menjadi hikikomori ini dan ".............................................."
sangat menyakitkan berharap sesuatu yang ada didalm kurung itu ketika saya tau sampah seperti saya ini tidak akan pernah bisa dicintai oleh seseorang ......
tapi aku sekarang tidak menyesal atas hidupku didunia ini dengan semua masalah.
setidaknya aku dipilih untuk ada didunia menjalani hidup ini
terima kasih KAMI-SAMA

0 komentar: